Postingan

Menampilkan postingan dengan label ruang tulisanku

Bagaimana cara kita memproses informasi?

Gambar
  Taukah anda, bagaimana kita bisa menerima informasi dan menyimpannya dalam memori? Dan, bagaimana kejadian yang sama, bisa ditangkap berbeda oleh orang yang berbeda? Mari kita melakukan perjalanan, mulai dari kita menangkap informasi yang berasal dari luar kita dan pada akhirnya informasi itu menetap di memori kita. Perjalanan dimulai saat kita menangkap sebuah stimulus atau kejadian yang ada diluar kita, di lingkungan eksternal kita. Stimulus bisa berupa apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita bau, atau apa yang dirasakan oleh kulit kita atau oleh lidah kita. Yap, betul! Semua stimulus adalah segala sesuatu yang diterima oleh panca indera kita. Yang menarik adalah kita sering menerima beberapa stimulus dalam satu waktu. Saat kita duduk bersama beberapa teman saat makan siang dan menunggu makanan datang contohnya. Dalam 1 waktu kita bisa menerima beberapa stimulus. Kita bisa melihat dan mendengar teman kita yang sedang berbicara, kita bisa mendengar suara-sua...

It’s Okay. You’re Okay. It will be Okay.

Gambar
  Hai, ketemu lagi.. sudah lama nggak post hehe.. baru dapat inspirasi dan semangat lagi buat nulis.. So here we go, kita langsung ke bahasan kita hari ini yuk :) It’s Okay. You’re Okay. It will be Okay. Bukan, sama sekali bukan bermaksud mengecilkan makna “I’m not Okay”. Kita sebagai manusia akan selalu mengalami saat-saat merasa baik dan saat merasa tidak baik, dan hal itu adalah hal yang wajar, sewajar kita perlu makan setiap hari. Artinya, semua orang akan mengalaminya, semua ada waktunya sendiri. Tak perlu iri dengan postingan orang lain yang sering jalan-jalan. Bisa jadi, dia memang posting pas jalan-jalan aja, jadi keliatannya jalan-jalan terus. Ya, saya tahu akan sulit untuk tidak iri saat melihat postingan orang lain terasa ‘menyenangkan’ sedangkan kita dalam keadaan ‘tidak menyenangkan’. Kabar baiknya adalah, kita tidak akan selalu berada pada fase “I’m not Okay” terus kok. Pasti ada saatnya kita akan mengatakan “It’s Okay. I am Okay. It will be Okay”, karena pada akh...

Jangan lupa rileks

Gambar
  Saat ini, kehidupan berjalan dengan sangat cepat. Hampir semua kebutuhan dapat kita dapatkan dengan instan, dengan cepat. Pengen makan, tinggal pesan, makanan diantar di depan rumah. Mau nonton film tinggal berlanggganan. Mau membeli kebutuhan, tinggal klik, bayar, dan barang diantar ke rumah. Semua bisa didapat tanpa menggunakan effort yang banyak. Kecuali cari uangnya, tetap butuh effort yang lebih, setiadaknya untuk sebagian besar orang. Semua serba cepat, perubahan juga begitu cepat, seakan-akan tidak mengijinkan kita untuk beristirahat dan menikmati saat ini (present). Kalau kita berhenti untuk menikmati, kita jadi ketinggalan banyak hal. Pernahkah anda merasakan, kok cepet banget udah sore? Seharian ini saya ngapain aja? Lho kok sudah malam? Padahal banyak yang belum terselesaikan.   Seakan waktu juga bergerak begitu cepat. Saat kita bergerak dengan cepat untuk berusaha mengikuti kecepatan diluar sana,   kita menjadi sering tegang dan tak luput dari stres. B...

Persepsimu Harimaumu

Gambar
  Apa yang anda lihat dari gambar itu? Vas bunga? dua orang yang berhadapan? kok bisa ya 1 gambar dilihat sebagai 2 bentuk yang berbeda? semua itu bergantung sama perpsepsi kita. Perspesi kita menentukan apa yang akan kita lakukan dan kita katakan. P ersepsi merupakan tahap paling awal dari serangkaian pemprosesan informasi . Yap, saat kita memproses suatu informasi yang kita terima dari lingkungan, kita membutuhkan persepsi. Lalu apa itu persepsi? Persepsi adalah suatu proses penggunaan pengetahuan yang telah dimiliki (yang tersimpan di dalam ingatan) untuk mendeteksi atau memperoleh dan menginterpretasi stimulus yang diterima oleh alat indera . Contoh: seseorang melihat gambar, membaca, atau mendengar suara tertentu, ia akan melakukan interpretasi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki dan yang relevan dengan stimulus yang muncul . Artinya, apa yang persepsi kita bersumber dari apa yang kita ketahui sebelumnya, baik berbentuk pengalaman atau pengetahuan. Pernahkah anda mengala...

Mau hidup lebih baik dan lebih berbahagia? Ikuti tips dibawah ini.

Gambar
  Setelah memahami tentang area yang bisa dikendalikan dan tidak bisa kendalikan dalam hidup, yang sudah saya post sebelumnya. Yang belum baca, dicek dulu  disini ya . Waktunya kita mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana caranya? Kita belajar sama-sama yuk.. Ada beberapa kebiasaan yang perlu mulai kita hentikan atau setidaknya dikurangi supaya kita bisa menjalani hidup lebih bahagia, yaitu:    “Playing victim”. Kita pasti pernah merasa tergoda atau malah terbiasa berpikir, penyebab ketidaknyamanan hidup yang kita alami saat ini adalah karena keadaan yang tidak bisa diubah atau karena kesalahan orang lain, selain diri kita sendiri. Padahal kalau kita lihat, keadaan / situasi eksternal dan apa yang dilakukan orang lain memang tidak bisa kita kendalikan, tapi bukan brarti kita akan terus menyalahkan mereka. Memang apa untungnya menyalahkan situasi dan orang lain?     Mencari alasan . Apa sih tandanya kita sedang mencari alasan? Kal...

Mengapa kita lebih nyaman mendengarkan musik dengan telinga kiri? Yuk, kenalan sama Otak Besar manusia.

Gambar
  Jika kau ingin mengenal dirimu sendiri dengan lebih baik, maka kenali dulu otakmu. Otak merupakan bagian terpenting dalam tubuh kita. Semua kendali tubuh, perilaku, dan proses berpikir kita dikendalikan oleh otak kita. Makanya, semakin kita mengenal otak kita, maka kita semakin mengenal diri sendiri. Bagian terbesar dalam otak kita di sebut otak besar. Iya, paling besar, karena itu namanya otak besar, nama kerennya adalah Cerebrum. Apa sih fungsi umum dari otak besar? Fungsi nya adalah mengendalikan mental, tingkah laku, pikiran, kesadaran, kemauan, kecerdasan, kemampuan berbicara, bahasa . Nah dari sini kita tahu, otak besar merupakan sumber dari tingkah laku dan proses berpikir kita.  Makanya untuk mengenal psikologi manusia, kita juga tidak bisa meninggalkan pemahaman tentang fisik kita. Nah ilmu yang belajar tentang fisik di psikologi disebut dengan biopsikologi. Otak besar kita terbagi menjadi 2 hemisfer (belahan otak besar) , yaitu kiri hemisfer dan kanan hemisfer ....

Merasa kehilangan kendali hidup? Yuk, memegang kendali hidup kita sendiri.

Gambar
Pernahkah anda merasa kehilangan arah? Merasa tidak tahu harus kemana dan melakukan apa? atau merasa terjebak? Saya pernah.  Rasanya seperti hopeless, hampa dan merasa stuck ditempat yang sama, atau malah merasa berada di situasi yang tidak menyenangkan tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Terasa familiar? Mungkin saja anda sedang mengalami hal yang sama. Perasaan yang kita alami diatas biasanya muncul karena kita merasa tidak bisa memegang kendali hidup kita sendiri, sehingga seakan-akan kehidupan kita dikendalikan oleh apa yang sedang terjadi pada kita, atau orang yang ada sekitar kita. Taukah anda?   ternyata kita memang punya area yang bisa kita kendalikan, dan area yang tidak bisa kita kendalikan dalam hidup ini. Jika kita terlalu fokus pada area yang tidak bisa kendalikan dan berusaha mengendalikannya, maka kita akan merasa seakan-akan tidak bisa mengendalikan hidup kita sendiri.   Yang ada, kita malah menyalahkan situasi, menyalahkan orang lain saat kita mengalami h...